
Pada saat diterbitkannya sertifikat rating ESRB, disebutkan bahwa dalam Battlefield: Bad Company 2, “ gamer akan melakukan misi di sebuah pulau tak bernama Jepang selama Perang Dunia II dan kemudian pindah ke jaman modern". Sebelumnya pihak Electronic Arts mengatakan bahwa Battlefield: Bad Company 2 akan mendukung berbagai macam senjata dari Battlefield: 1943. Kedengarannya seperti ini bisa menjadi cerita awal mendirikan serial BFBC2. Tapi hal ini bisa saja dilakukan DICE untuk menguji reaksi masyarakat terhadap game bergenre Perang Dunia II genre, yang tentu saja banyak dikeluhkan pada saat dimainkan secara FPS.Pastinya, EA tengah menyiapkan pesaing baru untuk game Modern Warfare. -Mike

Dikutip megindo net dari kotaku
